Sosialisasi

68

KPU MENGAJAR! SMAN 2 LUWU

Luwu. Kab-luwu.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu melaksanakan kembali kegiatan KPU Mengajar “Jemput Pemilih dari Sekolah” di SMAN 2 Luwu sebagai bagian dari upaya pendidikan pemilih dan peningkatan partisipasi politik bagi pemilih pemula. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang pentingnya pemilu, peran strategis generasi muda dalam demokrasi, serta tahapan dan teknis penyelenggaraan pemilihan umum. Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa SMAN 2 Luwu dengan antusias dan dilaksanakan secara interaktif. Hadir sebagai pemateri jajaran pimpinan KPU Kabupaten Luwu, yakni Ketua KPU Kabupaten Luwu Abdulla Sappe Ampin Maja, Kordiv Perencanaan, Data, dan Informasi (Perdatin) Harianto, Kordiv SDM dan Parmas Suherman, serta Kordiv Teknis Penyelenggaraan Yuswan Yusuf Batu. Pemaparan Materi 1. Materi Ketua KPU Kabupaten Luwu – Abdulla Sappe Ampin Maja Ketua KPU Kabupaten Luwu membuka kegiatan dengan menyampaikan pengantar umum tentang demokrasi dan pemilu. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa pemilih pemula, khususnya pelajar, merupakan kelompok strategis dalam menentukan masa depan demokrasi bangsa. Beliau menjelaskan pentingnya kesadaran politik sejak dini, pemahaman terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta peran pemilih muda dalam menjaga kualitas pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Ketua KPU juga mengajak para siswa untuk tidak bersikap apatis, melainkan aktif berpartisipasi dalam setiap proses demokrasi. 2. Materi Kordiv Perencanaan, Data, dan Informasi – Harianto Harianto menyampaikan materi terkait data pemilih dan pentingnya pemutakhiran data pemilih. Ia menjelaskan bagaimana proses penyusunan data pemilih dilakukan oleh KPU, mulai dari sumber data kependudukan hingga pemutakhiran di lapangan. Dalam penjelasannya, siswa diberikan pemahaman tentang status sebagai pemilih pemula, syarat menjadi pemilih, serta pentingnya memastikan diri telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Materi ini bertujuan agar siswa memahami hak pilihnya dan tidak kehilangan kesempatan untuk menggunakan hak suara pada saat pemilu. 3. Materi Kordiv SDM dan Partisipasi Masyarakat – Suherman Suherman memaparkan materi mengenai partisipasi masyarakat dalam pemilu, khususnya peran pemilih pemula. Ia menjelaskan bahwa partisipasi tidak hanya sebatas datang ke TPS dan mencoblos, tetapi juga mencakup sikap kritis terhadap informasi, menolak hoaks, serta menjaga netralitas dan etika dalam berpolitik. Selain itu, disampaikan pula berbagai bentuk keterlibatan generasi muda dalam kepemiluan, termasuk kesempatan menjadi badan ad hoc penyelenggara pemilu di masa depan. Materi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan semangat siswa untuk terlibat aktif dalam demokrasi. 4. Materi Kordiv Teknis Penyelenggaraan – Yuswan Yusuf Batu Yuswan Yusuf Batu menjelaskan secara rinci tentang teknis penyelenggaraan pemilu, mulai dari tahapan pemilu, proses pemungutan suara di TPS, hingga penghitungan suara. Dalam pemaparannya, siswa diperkenalkan dengan alur pencoblosan yang benar, jenis-jenis surat suara, serta tata cara menggunakan hak pilih secara sah. Materi ini disampaikan secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh pemilih pemula, sehingga mereka tidak ragu saat pertama kali datang ke TPS. Penutup Melalui kegiatan KPU Mengajar “Jemput Pemilih dari Sekolah”, KPU Kabupaten Luwu berharap dapat meningkatkan literasi kepemiluan dan kesadaran politik siswa SMAN 2 Luwu sebagai pemilih pemula. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan pemilih yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab demi terwujudnya pemilu yang demokratis dan berkualitas.


Selengkapnya
107

KPU MENGAJAR! SMKN 9 LUWU

Luwu, Kab-luwu.kpu.go.id KPU Mengajar: Jemput Pemilih dari Sekolah Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Luwu melaksanakan kegiatan “KPU Mengajar: Jemput Pemilih dari Sekolah” pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di SMKN 9 Luwu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan pemilih yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik, khususnya bagi pemilih pemula, agar mampu menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan bertanggung jawab. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa-siswi SMKN 9 Luwu dengan antusias. Adapun yang bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan ini yaitu Ketua KPU Kabupaten Luwu, Abdulla Sappe Ampin Maja, dan Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Perdatin), Harianto. Dalam penyampaiannya, Ketua KPU Kabupaten Luwu menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi serta mendorong partisipasi aktif pada setiap tahapan pemilu. Sementara itu, Kordiv Perdatin menyampaikan materi terkait peran dan fungsi KPU, pentingnya akurasi data pemilih, serta pengenalan tahapan penyelenggaraan pemilu. Melalui kegiatan KPU Mengajar: Jemput Pemilih dari Sekolah, KPU Kabupaten Luwu berharap dapat menumbuhkan kesadaran berdemokrasi sejak dini, meningkatkan literasi kepemiluan, serta memperkuat partisipasi pemilih pemula dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas di Kabupaten Luwu.


Selengkapnya
96

KPU MENGAJAR! SMAN 9 LUWU

Luwu, Kab-luwu.kpu.go.id. KPU Mengajar: Jemput Pemilih dari Sekolah Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Luwu melaksanakan kegiatan “KPU Mengajar: Jemput Pemilih dari Sekolah” pada Selasa, 3 Februari 2026, yang bertempat di SMAN 9 Luwu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU Kabupaten Luwu dalam meningkatkan pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula, agar memiliki pemahaman yang baik tentang demokrasi dan kepemiluan sejak dini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para siswa-siswi SMAN 9 Luwu yang antusias mengikuti setiap rangkaian materi yang disampaikan. Adapun yang bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan ini yaitu Ketua KPU Kabupaten Luwu, Abdulla Sappe Ampin Maja, Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Perdatin), Harianto, serta Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan, Yuswan Yusuf Batu. Dalam penyampaiannya, Ketua KPU Kabupaten Luwu menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pemilih cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam menentukan masa depan demokrasi bangsa. Sementara itu, materi yang disampaikan oleh Kordiv Perdatin dan Kordiv Teknis berfokus pada pengenalan KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu, tahapan pemilu, pentingnya data pemilih, serta tata cara menggunakan hak pilih dengan benar. Melalui kegiatan KPU Mengajar: Jemput Pemilih dari Sekolah, KPU Kabupaten Luwu berharap dapat menumbuhkan kesadaran politik dan partisipasi aktif pemilih pemula, sekaligus membangun komitmen bersama untuk mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas di Kabupaten Luwu.


Selengkapnya
88

KPU MENGAJAR! SMAN 16 LUWU

Luwu, Kab-luwu.kpu.go.id, Suasana SMAN 16 Luwu mendadak terasa beda ketika program “KPU Mengajar” hadir bak tamu spesial yang bukan cuma bawa materi, tapi juga bawa cerita dan semangat demokrasi. Para siswa yang awalnya siap belajar seperti biasa, tiba-tiba disambut obrolan seru ala dunia kepemiluan. Kelas pun berubah jadi arena diskusi yang bukan cuma bikin mikir, tapi juga bikin senyum-senyum sendiri. Materi pertama dibawakan oleh Kordiv SDM dan Parmas, Suherman, yang dengan gaya santainya mengajak siswa memahami pentingnya peran pemilih, partisipasi masyarakat, dan bagaimana demokrasi itu bukan sekadar nyoblos, tapi soal tanggung jawab. Penjelasan yang biasanya terdengar “berat” justru terasa ringan—ibarat makan gorengan sambil bahas masa depan bangsa. Para siswa pun antusias, apalagi saat disadarkan bahwa suara mereka kelak bisa lebih berharga dari kuota internet. Tak kalah seru, Kordiv Perdatin, Harianto, hadir membongkar sisi lain kepemiluan: data dan teknologi. Meski bahasannya terdengar serius, penyampaiannya sukses bikin siswa manggut-manggut sambil mikir, “Oh, ternyata pemilu itu pakai sistem, bukan pakai perasaan.” Dari data pemilih sampai pentingnya akurasi informasi, semuanya dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami dan jauh dari kata membosankan. Melalui KPU Mengajar, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Luwu membuktikan bahwa belajar demokrasi bisa dilakukan dengan cara yang asyik, dekat, dan penuh tawa. Harapannya, dari SMAN 16 Luwu akan lahir generasi pemilih cerdas—yang bukan cuma tahu cara memilih, tapi juga paham kenapa memilih itu penting. Demokrasi boleh serius, tapi belajarnya tetap bisa santai! ????️✨


Selengkapnya
134

KPU MENGAJAR! SMAN 11 LUWU

Luwu, Kab-luwu.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Luwu kembali melanjutkan komitmennya dalam pendidikan demokrasi melalui kegiatan “KPU MENGAJAR”, yang untuk ketiga kalinya dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di SMAN 11 Luwu. Kegiatan ini menjadi ruang belajar interaktif yang mempertemukan penyelenggara pemilu dengan generasi muda, khususnya para pelajar sebagai pemilih pemula yang akan menjadi penentu arah demokrasi di masa depan. Suasana kelas berubah menjadi forum dialog yang hidup, sarat dengan diskusi, tanya jawab, dan pemahaman kritis tentang pentingnya peran pemilu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada kesempatan ini, materi disampaikan langsung oleh Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Perdatin), Harianto, yang mengulas pentingnya data pemilih yang akurat serta peran teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemilu modern. Selanjutnya, Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan, Yuswan Yusuf Batu, memberikan pemahaman mendalam mengenai tahapan, mekanisme, serta prinsip-prinsip teknis pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Melalui kegiatan KPU Mengajar ke-3 ini, KPU Kabupaten Luwu berharap dapat menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini, membangun pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab, serta menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang memahami dan menjaga prosesnya. Dari sekolah, demokrasi ditumbuhkan. Dari pelajar, masa depan bangsa ditentukan.   #KPUMelayani  


Selengkapnya
154

KPU MENGAJAR JEMPUT PEMILIH DARI SEKOLAH

Luwu, Kab-luwu.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Luwu kembali melaksanakan program KPU Mengajar sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula. Melalui slogan “Jemput Pemilih dari Sekolah”, KPU Kabupaten Luwu hadir langsung di lingkungan sekolah untuk memberikan pemahaman tentang demokrasi dan kepemiluan sejak dini. Program KPU Mengajar ini merupakan bagian dari upaya strategis KPU dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, meningkatkan literasi kepemiluan, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam setiap tahapan Pemilu dan Pilkada. Pada pelaksanaannya, KPU Kabupaten Luwu akan menyambangi 10 SMA/SMK se-Kabupaten Luwu, yaitu: SMAN 17 Luwu, SMAN 3 Luwu, SMAN 11 Luwu, SMAN 16 Luwu, SMAN 9 Luwu, SMKN 9 Luwu, SMAN 2 Luwu, SMKN 3 Luwu, SMKN 2 Luwu, dan SMKN 4 Luwu. Melalui kegiatan ini, para siswa akan mendapatkan materi seputar kepemiluan, peran dan fungsi KPU, pentingnya menggunakan hak pilih, serta nilai-nilai integritas dan tanggung jawab sebagai warga negara yang demokratis. Dengan semangat BerAKHLAK dan bangga melayani bangsa, KPU Kabupaten Luwu berharap program KPU Mengajar dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam mencetak pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan berpartisipasi aktif demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Luwu. #KPUMelayani


Selengkapnya