Membangun Pemilih Rasional Sejak Dini! KPU Luwu Gelar Sosialisasi Kepemiluan di SMAN 11 Luwu
Lamasi, 19 Januari 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi dan Kepemiluan bagi Calon Pemilih Pemula di SMAN 11 Luwu, Kecamatan Lamasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KPU Kabupaten Luwu dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi serta membangun karakter pemilih rasional, kritis, dan bertanggung jawab sejak usia sekolah menengah.
Sosialisasi dirangkaikan dengan pelaksanaan upacara bendera, dengan Anggota KPU Kabupaten Luwu, Harianto, selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan sekolah, beserta jajaran tenaga pendidik dan kependidikan, serta siswa SMAN 11 Luwu.
Dalam amanatnya, Harianto menegaskan bahwa pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam demokrasi Indonesia. Menurutnya, pemilih muda bukan sekadar kelompok tambahan dalam statistik pemilu, melainkan bagian penting yang turut menentukan arah kebijakan dan masa depan bangsa.
“Membangun pemilih rasional berarti membekali generasi muda dengan kemampuan berpikir jernih, memilah informasi secara kritis, serta menentukan pilihan berdasarkan pengetahuan dan integritas, bukan karena tekanan atau pengaruh sesaat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan demokrasi saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi. Arus informasi yang cepat dan masif menuntut pemilih, khususnya pemilih pemula, untuk memiliki kecakapan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, disinformasi, maupun narasi provokatif di ruang digital.
Harianto juga menekankan bahwa pemilu merupakan perwujudan kedaulatan rakyat, di mana setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama dalam menentukan pilihan politiknya, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, maupun status lainnya. Prinsip satu orang, satu suara, satu nilai menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berkeadilan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, KPU Kabupaten Luwu berupaya menumbuhkan kesadaran bahwa penggunaan hak pilih tidak hanya merupakan hak konstitusional, tetapi juga tanggung jawab moral dan kebangsaan. KPU hadir untuk memastikan pemilih pemula memahami pentingnya partisipasi politik yang sadar, merdeka, dan bertanggung jawab.
“Demokrasi yang sehat tidak akan tumbuh hanya karena penyelenggara bekerja keras. Demokrasi akan berkembang apabila masyarakat, terutama generasi muda, turut menjaga dan merawatnya melalui partisipasi yang cerdas dan bermartabat,” tambahnya.
Pihak SMAN 11 Luwu menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran KPU Kabupaten Luwu dalam memberikan edukasi demokrasi kepada para siswa. Kegiatan ini dinilai memberikan pemahaman awal yang penting bagi peserta didik sebagai calon pemilih pada pemilu mendatang.
Sosialisasi pendidikan demokrasi dan kepemiluan bagi pemilih pemula akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Luwu. Hal ini merupakan bentuk komitmen KPU Kabupaten Luwu dalam meningkatkan literasi kepemiluan, kualitas partisipasi masyarakat, serta mewujudkan pemilu yang berintegritas, jujur, dan bermartabat.